Selasa, 29 Januari 2019
tutorial menggambar mudah untuk anak2,,
Assalamu'alaikum wr.wbπ
hallo adek2,,,siapa yang suka menggambarπͺππ,,,ini abang mau kasi tips nih menggambar mudah buat adek2 yang baru belajar menggambar,,,ini mudah lho adek2,,πππnah sebelum itu adek2 harus tonton video ini dulu nihπ
π
π,,,selamat menyaksikan...ππ
Nah,,,sekarang adek2 taukan,,,menggambar itu nggak sulit,,,,abang yakin adek2 semua pasti bisa ,,πͺπͺπselamat mencoba ya adek2,,semoga bermanfaat...πππ
wassalamu'alaikum wr.wb.π
Selasa, 22 Januari 2019
tutorial melipat pakaian dengat cepat dan mudah
assalamu'alaikum
gyuuusss,,,ππkalian semua pasti merasa bosan kan karna banyak menghabiskan waktu untuk melipat baju kalianπππ,,,ini gue kasi tips dehhh buat kalian semua gimana cara melipat baju dengan cepat dan rapiππ,tanpa harus menghabiskan banyak waktu,,silakan ditonton videonya gyusss...πππ
gyuuusss,,,ππkalian semua pasti merasa bosan kan karna banyak menghabiskan waktu untuk melipat baju kalianπππ,,,ini gue kasi tips dehhh buat kalian semua gimana cara melipat baju dengan cepat dan rapiππ,tanpa harus menghabiskan banyak waktu,,silakan ditonton videonya gyusss...πππ
Nahhh,,,gyusss itu lah tadi video singkat untuk melipat baju dengan cepatπππ,,,selamat mencoba,,,ππ
tutorial membuat bunga menggunakan bahan bekas
assalamu'alaikum
Gyusss,,,dirumah kalian ada botol bekas minumanπΌπΌπΌ,,,jangan dibuang gyussππ...ternyata dari botol plastik bekas itu bisa dijadikan sesuatu yang sangat berharga lho gyuss dan juga bisa menghasilkan uang lhoπ±π±,,,ini gue mau kasi solusiπππ,,"gimana bikin sesuatu yang cantik dari botol plastik bekasπππ".mau tau tipsnya,,, silakan ditonton videonya gyusss,,,πππ
Nah,,,itu lah tadi gyuss gimana cara bikin bunga dari botol plastik bekas,,,πππ cantik kan gyusss,,,selamat mencoba ya gyuss,,semoga bermanfaat,,,.ππ
Selasa, 15 Januari 2019
SEJARAH PULAU PENYENGAT
ASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
KALI INI SAYA MAU POSTINGKAN TENTANG SEJARAH PULAU PENYENGAT,,,PASTI KALIAN SEMUA BELUM TAU KAN GYUSSS..SELAMAT MEMBACA..
SEJARAH PULAU PENYENGAT
Alkisah, nama pulau Penyengat muncul dalam sejarah Melayu pada awal abad ke-18 ketika meletusnya perang saudara di Kerajaan Johor-Riau yang kemudian melahirkan Kerajaan Siak di daratan Sumatera (masih di Riau). Pulau ini menjadi penting lagi ketika berkobarnya perang Riau (akhir abad ke-18) pimpinan Raja Haji Fisabilillah yang pada tahun 1997 diangkat sebagai pahlawan nasional. Raja Haji menjadikan pulau ini sebagai kubu penting yang dijaga oleh orang-orang asal Siantan, dari kawasan Pulau Tujuh di Laut Cina Selatan.
Cerita rakyat menyebutkan, nama pulau tersebut diambil dari nama binatang yakni penyengat (sebangsa lebah), semula dikenal sebagai tempat orang mengambil air dalam pelayaran di kawasan ini. Konon, suatu kali para saudagar yang mengambil air di situ diserang binatang tersebut. Pihak Belanda sendiri menjuluki pulau itu dengan dua nama yakni Pulau Indera dan Pulau Mars. Kini pulau itu lebih dikenal dengan nama Penyengat Inderasakti.
Pada tahun 1805, Sultan Mahmud menghadiahkan pulau itu kepada istrinya Engku Putri Raja Hamidah, sehingga pulau ini mendapat perhatian yang jauh lebih besar dibandingkan sebelumnya. Perhatian itu semakin mantap dinikmati Penyengat, ketika beberapa tahun kemudian, Yang Dipertuan Muda Jaafar (1806-1832) memindahkan tempat kedudukannya di Ulu Riau (Pulau Bintan) ke Penyengat, sedangkan Sultan Mahmud pindah ke Daik-Lingga.
Dengan pengalamannya sebagai pengusaha timah di Semenanjung Malaya dan selalu berpergian ke berbagai tempat sebelum diangkat menjadi Yang Dipertuan Muda, Raja Jaafar membangun Penyengat dengan cita-rasa pemukiman yang molek. Sejumlah pengamat asing menyebutkan, Penyengat ditata sebaik-baiknya tempat yang terlihat dari penyusunan pemukiman, keberadaan tembok-tembok, saluran air, dan jalan-jalan. Pada gilirannya, Sultan Abdurrahman Muazamsyah, tahun 1900 memindahkan tempat kedudukannya dari Daik ke Penyengat.
Setelah menolak menandatangani politik kontrak dengan Belanda dan melakukan berbagai macam bentuk perlawanan, Sultan Abdurrahman Muazamsyah diturunkan dari tahta oleh penjajah. Tak seorang pun orang Melayu yang bersedia menjadi Sultan setelah itu, Abdurrahman Muazamsyah bahkan mengilhami orang-orang Riau meninggalkan Penyengat menuju Singapura dan Johor tahun 1911. Hanya beberapa ratus orang penduduk dari 6.000 orang penduduk waktu itu yang tinggal di Penyengat setelah peristiwa tersebut.
Dengan demikian, bangunan-bangunan kerajaan terbiarkan, bahkan dijarah. Selentingan dari penduduk terdengar cerita tentang bagaimana di antara para bangsawan mengharapkan agar bangunan-bangunan yang ada hendaklah dirubuhkan daripada diambil oleh Belanda. Tindakan semacam itu tidak mungkin dilakukan terhadap Mesjid Sultan, malahan rumah ibadah ini dipelihara baik sebagaimana mestinya sebuah rumah ibadah.
Sebenarnya, Mesjid Sultan di Pulau Penyengat sebagaimana disebutkan dalam Tuhfat al-Nafis (buku sejarah Melayu) karya Raja Ali Haji, dibangun seiringan dengan dihadiahkannya pulau tersebut kepada Engku Putri Raja Hamidah oleh Sultan Mahmud. Cuma saja, waktu itu, mesjid tersebut terbuat dari kayu. Raja Jaafar yang membangun Penyengat sebagai bandar modern hanya pernah memperlebar mesjid itu karena penduduk Pulau Penyengat semakin banyak.
Dalam buku Mesjid Pulau Penyengat yang disusun Hasan Junus disebutkan, pembangunan mesjid itu secara besar-besaran dilakukan ketika Raja Abdul Rahman memegang jabatan Yang Dipertuan Muda Riau-Lingga (1832-1844), menggantikan Raja Jaafar. Tak lama setelah memegang jabatan itu yaitu pada tanggal 1 Syawal tahun 1284 H (1832 M) atau 165 tahun yang lalu, setelah usai shalat Ied, ia menyeru masyarakat untuk ber-fisabilillah atau beramal di jalan Allah.
Caranya adalah dengan membangun mesjid di atas tapak mesjid yang lama. Suatu mesjid yang dapat meninggalkan zaman yaitu dapat digunakan mulai saat dibina sampai kepada anak cucu mendatang. Seruan ber-fisabilillah itu sangat kuat bergaung, setelah seruan serupa dikumandangkan dalam perang Riau, sehingga berduyun-duyunlah masyarakat datang dari berbagai tempat untuk bergotong-royong. Khusus pada sepekan pertama, para lelaki selain penjaga malam, dilarang keluar rumah agar siangnya dapat menyumbangkan tenaganya untuk mesjid. Akhirnya, pembuatan fondasi mesjid selesai dikerjakan selama tiga pekan.
Tidak saja tenaga, mereka juga menyumbangkan makanan seperti beras, sagu, dan lauk-pauk termasuk telur ayam. Makanan itu berlimpah-ruah, bahkan konon putih telur sampai tidak habis dimakan. Atas saran tukang pada bangunan induk mesjid, putih telur itu akhirnya dicampur dengan semen untuk perekat batu. Itulah sebabnya mengapa banyak masyarakat menyebutkan bahwa mesjid tersebut dibuat dari telur.
Kini kawasan mesjid itu berukuran 54,4 x 32,2 meter. Bangunan induknya adalah 29,3 x 19,5 meter, disangga oleh empat tiang. Lantai bangunannya dibuat dari batu bata tanah liat. Di halaman mesjid, terdapat dua buah rumah sotoh yang diperuntukkan bagi musafir dan tempat musyawarah. Selain itu terdapat juga dua balai, tempat orang biasanya menghidangkan makanan ketika kenduri dan untuk berbuka puasa yang disediakan pengurus mesjid setiap hari seperti juga tahun ini. Khusus bangunan induk, Raja Hamzah Yunus mengatakan, “Tidak ada perubahan semenjak pertama dibangun oleh Raja Abdul Rahman.”
Tak pelak lagi, keberadaannya memang amat lain dibandingkan mesjid semula yang terbuat dari kayu. Seperti dikisahkan dalam Mesjid Pulau Penyengat, semula mesjid itu berlantai batu merah empat persegi, sedangkan dindingnya terbuat dari kayu cengal (Balanocarpus heimii) yang didatangkan dari Selangor (kini masuk Malaysia). Atapnya terbuat dari kayu bekian. Hanya terdapat sebuah menara setinggi 12 hasta, ditambah sebuah kubah berukuran 17 hasta. Mesjid ini diberi pagar hidup dengan pohon-pohonan yang tumbuh merimbun.
Patutlah diakui bahwa bentuk Mesjid Sultan di Penyengat kini sangat unik. Sulit bagi orang untuk menentukan asal arsitekturnya. Ada yang mengatakan, mesjid ini bergaya India berkaitan dengan tukang-tukang dalam membuat bangunan utamanya adalah orang-orang India yang didatangkan dari Singapura. Tetapi yang jelas, arsitektur mesjid merupakan gaya campuran dari berbagai wilayah budaya seperti Arab, India, dan Nusantara. Dalam dua kali pameran mesjid pada Festival Istiqlal di Jakarta (1991-1995) disebutkan bahwa Mesjid Sultan ini merupakan mesjid pertama di Indonesia yang memakai kubah.
Terdapat 13 kubah di mesjid itu yang susunannya bervariasi seperti ada “kelompok” kubah dengan jumlah tiga dan empat kubah. Ditambah dengan empat menara yang masing-masing memiliki ketinggian 18,9 meter, maka dapatlah dijumlahkan bahwa bubung yang dimiliki mesjid tersebut sebanyak 17 buah. Ini diartikan sebagai jumlah rakaat dalam shalat yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam dalam sehari semalam yakni subuh (dua rakat), zuhur (empat rakaat), asyar (empat rakat), maghrib (tiga rakaat), dan isya (empat rakaat).
Keunikan di dalam mesjid masih banyak. Paling menarik perhatian adalah terdapatnya mushaf Alquran tulis tangan yang diletakkan dalam peti kaca di depan pintu masuk. Mushaf ini ditulis oleh Abdurrahman Stambul tahun 1867. Ia adalah salah seorang putra Riau yang dikirim Kerajaan Riau-Lingga untuk menuntut ilmu di Istambul, Turki. Disebabkan tempat belajarnya, penulisan mushaf Alquran itu bergaya Istambul yang dikerjakannya sambil mengajar agama Islam di Penyengat.
Alquran tulis tangan lain yang ada di mesjid itu dan tidak diperlihatkan kepada umum, ternyata lebih tua yakni dibuat tahun 1752. Uniknya, di bingkai mushaf yang tidak diketahui penulisnya ini terdapat tafsiran-tafsiran dari ayat-ayat Alquran, bahkan terdapat berbagai terjemahan dalam bahasa Melayu terhadap kata per kata di atas tulisan ayat-ayat tersebut. Ini menunjukkan bahwa di sisi lain, orang-orang Melayu tidak saja menulis ulang mushaf, tetapi juga coba menerjemahkannya.
Tentu saja mushaf tersebut tidak dapat diperlihatkan kepada umum karena sudah amat rusak. Mushaf ini tersimpan bersama 300-an kitab dalam dua lemari di sayap kanan depan mesjid. Kita-kitab tersebut adalah sisa-sisa kitab yang dapat diselamatkan dari perpustakaan Kerajaan Riau-Lingga, Kutub Khanah Marhum Ahmadi, yang tidak terbawa bersama eksodusnya masyarakat Riau awal abad ke-20 ke Singapura dan Johor. Dalam suatu kunjungannya tahun 1970-an, Buya Hamka menilai bahwa buku-buku tersebut merupakan buku-buku penting yang tinggi nilainya dalam Islam.
Benda yang juga cukup menarik perhatian di mesjid ini adalah mimbar yang terbuat dari kayu jati. Sebuah sumber menunjukkan bahwa mimbar ini sengaja ditempah di Jepara, Jawa Tengah, sebanyak dua mimbar. Satu mimbar diletakkan di Mesjid Sultan di Penyengat ini, sedangkan mimbar lain yang berukuran lebih kecil, diletakkan pada mesjid di Daik. Jepara, memang sudah lama dikenal di Riau, bahkan misi dagang Riau yang dipimpin Raja Ahmad, sempat berada di wilayah itu tahun 1826. Di antara anggota misi ini adalah pujangga Raja Ali Haji yang keranda (peti mati) untuknya sempat juga dibuat di Jepara karena ia sakit keras ketika berada di situ.
Hasan Junus mengatakan, di dekat mimbar itu disimpan sepiring pasir yang dikatakan berasal dari Makkah al-Mukarramah, melengkapi benda-benda lain semacam permadani Turki dan lampu kristal. Pasir ini dibawa oleh Raja Ahmad Engku Haji Tua yang dikenal sebagai bangsawan Riau pertama mengerjakan haji tahun 1820-an, hasil perdagangannya di Jawa sampai ke Betawi. Pasir tersebut senantiasa digunakan masyarakat dalam upacara jejak tanah, suatu tradisi menginjak tanah untuk pertama kali bagi kanak-kanak.
penampilan suasana dalam Idul Fitri dan lintasan sejarah yang dikandung Mesjid Sultan itu yang agaknya “mengusik” hati orang luar datang mengerjakan shalat Idul Fitri atau Jumat (lihat: Naksabandiyah dan Berbagai Kegiatan).
Pada gilirannya, kunjungan pendatang dari luar itu merupakan hikmah tersendiri bagi Mesjid Sultan. Ini terbukti banyaknya uang terkumpul dari infak dan sedekah pengunjung. Seorang pejabat Departemen Perhubungan di Jakarta beberapa tahun lalu sempat terkagum-kagum sambil mengatakan bagaimana sebuah mesjid yang berada di desa dengan mata pencaharaian penduduk adalah buruh dan pegawai negeri, memiliki kas di atas Rp 100 juta.
Keterangan terbaru menyebutkan, kas tersebut kini sudah membengkak menjadi Rp 200 juta lebih. Uang inilah yang dikelola untuk berbagai kegiatan seperti pendidikan keagamaan bagi kanak-kanak. Setiap bulan Ramadhan, pengurus menyediakan makanan berbuka puasa bagi 40 orang. Tak ada syarat untuk itu kecuali memang berpuasa dan memerlukannya. Selebihnya, dana tersebut diperlukan untuk memakmurkan mesjid.
Bayangkan saja, untuk memperindah mesjid, baru-baru ini dipasang lampu mewah pada dua menara mesjid seharga Rp 12 juta. Tak pelak lagi, dari Tanjungpinang, menara mesjid itu terlihat bagai mercusuar-seperti menjalani fungsi mercusuar sebenarnya agar orang tidak tersesat berlayar pada malam hari. Menaranya yang terang benderang terlihat seperti dua belah tangan yang mengaminkan doa ke langit, sekaligus mengingatkan orang akan wujud Allah.
Pengurus mesjid pula tampaknya tidak terlalu ortodoks terhadap pengunjung yang setiap hari mengunjunginya dalam angka relatif-dapat mencapai 1.000 orang pada hari Minggu atau pada hari libur. Mereka dipersilakan melihat-lihat keadaan mesjid setiap saat. Tentu saja, kegiatan melihat-lihat itu tidak lepas dari usaha agar tetap mengingatkan diri kepada Allah, sehingga seorang pengunjung tetap dituntut berlaku sopan. Pengunjung lelaki misalnya, tidak diperkenankan naik ke mesjid kalau hanya memakai celana pendek. Selain itu orang tidak dibenarkan mengambil foto di dalam mesjid.
Tak hanya sampai di situ. Fasilitas mesjid dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sosial keagamaan. Dua balai yang berada di halaman mesjid, dapat dijadikan tempat diskusi keagamaan dan kebudayaan. Tahun lalu misalnya, pengurus membenarkan pengisi kegiatan Hari Raja Ali Haji mengadakan kegiatan di dalam kompleks mesjid seperti bimbingan penulisan kreatif dan latihan membacakan syair dan Gurindam Duabelas.
Ya, Mesjid Sultan merupakan salah satu dari belasan obyek wisata di Pulau Penyengat sebagai obyek wisata andalan Riau, apalagi dalam saat hari raya seperti sekarang. Tetapi untuk soal agama, Mesjid Sultan tidak bisa ditawar-tawar karena fungsinya tetaplah sebagai rumah ibadah. Mesjid ini seolah-olah hendak mengatakan bahwa pandangan terhadap dunia tidak mungkin ditutup, tetapi pandangan kepada akhirat tetap dibuka selebar-lebarnya.
ITULAH CERITA SEJARAH PULAU PENYENGAT LUMAYAN PANJANG JUGA YA GYUSSS...
WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
budidaya pohon sagu
Assalamu'alaikum wr.wb.
hallo gyuss,,,berjumpa lagi dengan artikel saya yang ketiga,,kali ini aku mau bagi tips nih,,untuk kalian.gimana cara membudidayakan pohon sagu...
CARA MEMBUDIDAYAKAN POHON SAGU
Persiapan Penanaman Tanaman Sagu
Tanaman sagu dapat tumbuh dengan optimal
pada curah hujan berkisar antara 2000 hingga 4000 mm pertahun dan
tersebar secara merata sepanjang tahun. Sagu dapat tumbuh hingga
mencapai ketinggian 700 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Akan tetapi pada ketinggian 400 mdpl
ditemukan produksi sagu terbaik. Suhu yang diperlukan pada budidaya
tanaman sagu yaitu berkisar antara 24,50 hingga 29 derajat Celsius.
Dalam proses pertumbuhannya, tanaman
sagu membutuhkan penyiraman yang cukup, akan tetapi penggenangan pada
areal tanaman sagu membuat pertumbuhannya menjadi terganggu.
Tanaman sagu dapat hidup di daerah rawa
dengan air tawar atau daerah rawa dengan gambut dan pada daerah yang
berada di sepanjang aliran sungai.
Pemilihan Benih Tanaman Sagu
Pembibitan dapat dilakukan dengan cara
generatif dan vegetatif. Pada cara generatif, benih yang digunakan harus
sudah tua, tidak terdapat cacat, memiliki besar rata-rata dan memiliki
tunas.
Sedangkan benih yang digunakan untuk
pembibitan tanaman sagu secara vegetatif yaitu benih yang berasal dari
tunas yang berumur kurang dari 1 tahun, dan memiliki berat 2 hingga 3 kg
dengan diameter berkisar antara 10 hingga 13 cm.
Persiapan Lahan
Budidaya tanaman sagu sebaiknya
dilakukan pada awal musim penghujan. Sebelum lahan ditanami benih sagu,
lahan harus dibersihkan terlebih dahulu.
Penyiangan (pengendalian gulma)
Ketika tanaman sagu berumur 3 hingga 4
tahun dilakukan penyiangan atau pembersihan gulma, karena apabila tidak
dilakukan penyiangan maka hama dan penyakit akan mudah menyerang tanaman
sagu tersebut.
Selain itu dengan adanya gulma membuat
kebun berpotensi lebih besar dilanda kebakaran. Penyiangan dapat
dilakukan dengan menggunakan sabit, cangkul, tangan dan lain sebagainya.
Hasil penyiangan tersebut dapat dipendam
maupun dibuat pupuk kompos. Akan tetapi apabila terdapat hama pada
gulma, maka sebaiknya gulma tersebut dibakar dan abunya dapat dijadikan
sebagai pupuk.
Pemberian Pupuk
Tanaman sagu membutuhkan unsur hara diantaranya kalium, kalsium dan magnesium.
Pemberian pupuk dapat dilakukan dengan
cara membenamkan pupuk ke dalam tanah, hal ini bertujuan agar pupuk
tidak terbawa air sebelum diserap oleh akar dari tanaman sagu yang
ditanam di daerah rawa atau dataran rendah.
Pemupukan dilakukan secara melingkar
pada sekeliling rumpun. Pupuk yang diberikan pada tanaman sagu yang
masih muda dilakukan hingga 1 tahun menjelang masa panen dengan
dilakukan 1 hingga 2 kali selama setahun pada awal musim hujan.
Pemanenan
Untuk memudahkan pada saat panen, maka pohon sagu dipotong hingga mendekati bagian akar.
Pemotongan dapat menggunakan gergaji
mesin maupun kampak. Batang sagu dibersihkan dari pelepah, hingga hanya
menyisakan bagian gelondongan batang sagu saja yaitu sepanjang 6 hingga
15 m.
Okks...gyusss itulah tadi beberapa tips yang dapat saya berikan untuk kalian,,. selamat mencoba,,dan semoga bermanfaat.....
Wassalamu'alaikum wr.wb
Selasa, 08 Januari 2019
tips menghemat batre hp..
Assalamu'alaiku gyuss.. kembali lagi kita bertemu dipostingan gue yang kedua,,,gue mau berbagi tips nih cara menghemat batre hp gyusss..
Kehabisan baterai pada momen-momen penting sangatlah menyebalkan ya gyuss, kegiatan jejaring sosial terhenti, tidak bisa berfoto selfie, mata gaya saat lagi santai hingga tak bisa mengecek rute perjalanan. Banyak kerugiannya timbang keuntungannya...bener nggak gyusss..
Supaya kamu tetap bisa online dan tidak khawatir kehabisan baterai, berikut ini adalah 8 cara paling mudah menghemat baterai tanpa perlu menambah powerbank dan aplikasi tertentu.
1. Jangan Gunakan Auto Brightness
Layar merupakan salah satu faktor yang membuat baterai cepat boros. Untuk menghemat baterai, sebaiknya jangan gunakan auto brightness. Tampilan layar yang diatur dengan pengaturan auto brightness biasanya lebih terang dibandingkan dengan kebutuhan. Smartphone Anda akan lebih hemat baterai jika pengaturan brightness atau tingkat kecerahan dilakukan secara manual.
2. Atur Screen Timeout Lebih Singkat
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai adalah dengan mengatur screen timeout (batas waktu aktif layar) menjadi lebih singkat. Misalnya, jika sebelumnya layar smartphone Android Anda akan nonaktif setelah 1 menit, ubah menjadi 30 detik. Caranya, masuk ke menu 'Setting' kemudian pilih 'Display' dan kemudian pilih 'Screen timeout' dan pilih ke waktu yang lebih singkat, misalnya 30 atau 15 detik.
3. Matikan Notifikasi Getar dan Aplikasi
Penggunaan fitur getar pada smartphone juga dianggap sebagai salah satu hal yang membuat baterai cepat habis. Untuk langkah penghematan, matikan getar untuk panggilan masuk.
Pengiriman notifikasi aplikasi juga membuat baterai cepat habis. Atur aplikasi tersebut supaya tidak mengirimi notifikasi. Cara ini bisa membantu menghemat baterai smartphone android karena bisa mengurangi aktivitas sinkronisasi di latar belakang sistem.
4. Tutup Aplikasi yang Jarang Dipakai
Banyak aplikasi yang jarang dipakai, misalnya aplikasi cuaca atau widget cuaca. Untuk bisa mendapatkan manfaat dari aplikasi cuaca ini, kamu bisa akses dari Google Now. Selain aplikasi, matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.
5. Matikan Fitur Smart
Menonaktifkan fitur smart yang ada pada smartphone Anda rupanya bisa menghemat masa pemakaian baterai. Misalnya, fitur smart seperti air gesture dan smart scrolling yang muncul di smartphone terbaru.
6. Jangan Hapus Recent Apps
Jika recent apps dihapus baterai smartphone malah akan bekerja lebih keras. Hal ini dikarenakan sistem akan membuka aplikasi dari awal dan membutuhkan banyak tenaga dari pada mengakses memori yang sudah tersimpan.
Meski berjalan di background masih akan menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang.
7. Batasi Penggunaan Data
Membatasi pemakaian data akan menghemat konsumsi baterai ponsel. Pembatasan pemakaian data di latar belakang sistem akan melarang aplikasi memakai koneksi internet secara otomatis. Cara membatasi pemakaian data yakni dengan membuka panel yang berisi tabel konsumsi data di perangkat Android. Dari situ Anda akan bisa melihat aplikasi yang banyak mengkonsumsi data.
8. Gunakan Baterai Original
Jika ingin smartphone kamu hemat baterai, aturan utama tentu saja gunakan baterai original, bawaan smartphone kamu. Begitu pentingnya baterai bahkan pabrikan smartphone local brand membuat baterai berkapasitas super sebesar 5800 mAh untuk mendukung aktivitas online pengguna smartphone lebih lama.
Itulah cara paling mudah untuk menghemat baterai hp mu gyusss, selamat mencoba ya gyusss...dan bijaklah dalam menggunakan smartphonenya ya gyusss...
Kehabisan baterai pada momen-momen penting sangatlah menyebalkan ya gyuss, kegiatan jejaring sosial terhenti, tidak bisa berfoto selfie, mata gaya saat lagi santai hingga tak bisa mengecek rute perjalanan. Banyak kerugiannya timbang keuntungannya...bener nggak gyusss..
Supaya kamu tetap bisa online dan tidak khawatir kehabisan baterai, berikut ini adalah 8 cara paling mudah menghemat baterai tanpa perlu menambah powerbank dan aplikasi tertentu.
1. Jangan Gunakan Auto Brightness
Layar merupakan salah satu faktor yang membuat baterai cepat boros. Untuk menghemat baterai, sebaiknya jangan gunakan auto brightness. Tampilan layar yang diatur dengan pengaturan auto brightness biasanya lebih terang dibandingkan dengan kebutuhan. Smartphone Anda akan lebih hemat baterai jika pengaturan brightness atau tingkat kecerahan dilakukan secara manual.
2. Atur Screen Timeout Lebih Singkat
Cara lain yang bisa dilakukan untuk menghemat baterai adalah dengan mengatur screen timeout (batas waktu aktif layar) menjadi lebih singkat. Misalnya, jika sebelumnya layar smartphone Android Anda akan nonaktif setelah 1 menit, ubah menjadi 30 detik. Caranya, masuk ke menu 'Setting' kemudian pilih 'Display' dan kemudian pilih 'Screen timeout' dan pilih ke waktu yang lebih singkat, misalnya 30 atau 15 detik.
3. Matikan Notifikasi Getar dan Aplikasi
Penggunaan fitur getar pada smartphone juga dianggap sebagai salah satu hal yang membuat baterai cepat habis. Untuk langkah penghematan, matikan getar untuk panggilan masuk.
Pengiriman notifikasi aplikasi juga membuat baterai cepat habis. Atur aplikasi tersebut supaya tidak mengirimi notifikasi. Cara ini bisa membantu menghemat baterai smartphone android karena bisa mengurangi aktivitas sinkronisasi di latar belakang sistem.
4. Tutup Aplikasi yang Jarang Dipakai
Banyak aplikasi yang jarang dipakai, misalnya aplikasi cuaca atau widget cuaca. Untuk bisa mendapatkan manfaat dari aplikasi cuaca ini, kamu bisa akses dari Google Now. Selain aplikasi, matikan juga fitur WiFi dan Bluetooth apabila sedang tidak digunakan. Kedua perangkat tersebut juga dapat membuat baterai smartphone cepat habis.
5. Matikan Fitur Smart
Menonaktifkan fitur smart yang ada pada smartphone Anda rupanya bisa menghemat masa pemakaian baterai. Misalnya, fitur smart seperti air gesture dan smart scrolling yang muncul di smartphone terbaru.
6. Jangan Hapus Recent Apps
Jika recent apps dihapus baterai smartphone malah akan bekerja lebih keras. Hal ini dikarenakan sistem akan membuka aplikasi dari awal dan membutuhkan banyak tenaga dari pada mengakses memori yang sudah tersimpan.
Meski berjalan di background masih akan menyerap baterai, tetapi tidak akan menghabiskan baterai sebesar saat pengguna menutup dan membuka sebuah aplikasi secara berulang-ulang.
7. Batasi Penggunaan Data
Membatasi pemakaian data akan menghemat konsumsi baterai ponsel. Pembatasan pemakaian data di latar belakang sistem akan melarang aplikasi memakai koneksi internet secara otomatis. Cara membatasi pemakaian data yakni dengan membuka panel yang berisi tabel konsumsi data di perangkat Android. Dari situ Anda akan bisa melihat aplikasi yang banyak mengkonsumsi data.
8. Gunakan Baterai Original
Jika ingin smartphone kamu hemat baterai, aturan utama tentu saja gunakan baterai original, bawaan smartphone kamu. Begitu pentingnya baterai bahkan pabrikan smartphone local brand membuat baterai berkapasitas super sebesar 5800 mAh untuk mendukung aktivitas online pengguna smartphone lebih lama.
Itulah cara paling mudah untuk menghemat baterai hp mu gyusss, selamat mencoba ya gyusss...dan bijaklah dalam menggunakan smartphonenya ya gyusss...
kegiatan gue sehari-hari
assalamu'alaikum wr.wb.
Hay gyussss....nama gue khairil irfandi,,,ini blog gue yang pertama,,sebelumnya gue mau ngucapin kesemua temen-temen selamat tahun baru yaa...gyusss...semoga sukses selalu aja...salam kenal buat semuanya yaaa..gue nggak tau nih apa yang mau gue omongin duluan,tapi hari ini gue merasa bahagia banget gyusss..nggak tau kenapa ya,,,
hari ini gue mau ceritain ni tentang kegiatan gue sehari-hari,,apa aja gitukann...mulai dari bangun solat subuh bareng ama saudara gue kemesjid,,,terus pulangnya itu gue langsung pergi kerja gyusss.gue pergi kerja itu pake sepeda gyusss..sebenernya gue itu suka banget sama suasana pagi diselat panjang gyuss...adem banget,,mungkin karna belum ada kendaraan yang lewat kali ya...gue itu selalu merasa setiap pagi tu gue naik sepeda kayak di korea,,, udaranya sejuk,lewati gedung-gedung tinggi,,pokoknya enak banget deh gyusss...
ohhhhh...iya gyusss,kalian pasti belum taukan gue kerjanya tu apa,,,tiap pagi kerja gue jual kue gyusss...gue bangga dengan pekerjaan gue gyusss...yang pertama yang gue banggakan bisa kenal sama masyarakat selat panjang,,,sebelumnya gue belum ada yang kenal sama sekali,dengan begitu gue bisa kenal sama mereka semuanya,,,
itu aja kali ya gyusss,,,sampai jumpa dilain ceritaku...seeyou gyusss..
wassalamu'alaikum wr.wb..
Langganan:
Postingan (Atom)



